Pages

Kamis, 10 Januari 2013

BONGKAR MUAT KAPAL RO-RO



LAPORAN
BONGKAR MUAT KAPAL RO-RO





Kapal adalah sebuah kendaraan pengangkut penumpang dan barang yang bergerak di air. Sebuah kapal biasanya dapat memuat perahu kecil, yaitu kendaraan air yang ukurannya lebih kecil.
Selama bertahun tahun bahkan berabad abad kapal telah membawa manusia mengarungi sungai atau lautan lepas untuk mencari sesuatu yang baru.
Sebelum tercipta kapal, manusia menggunakan rakit atau kano, yaitu beberapa bamboo atau kayu yang dijadikan satu kemudian diikat satu sama lain, sedangkan kano adalah terbuat dari batang kayu besar dan hanya memuat satu orang saja dan tidak bisa di gunakan untuk perjalanan jauh.
Penggeraknya masih menggunakan dayung, yaitu kayu panjang yang dimasukkan ke dalam laut. Kemudian beralih kepada angin dengan bantuan layar, yaitu kain besar yang diberdirikan di atas sebuah kapal.
Setelah muncul revolusi industri, mesin uap muncul dan digunakan sebagai penggerak kapal. Setelah berabad abad menggunakan laut sebagai sarana transportasi, di awal abad 20 manusia menemukan bahwa selain laut dan darat juga masih ada sarana yang lain, yaitu udara. Terciptalah pesawat terbang yang dapat membawa manusia pergi ke suatu tempat dengan melalui udara.
Bagian-bagian utama kapal :
  1. Smokestack atau cerobong
  2. Buritan
  3. Propeller dan kemudi
  4. Portside (sebelah kanan dikenal sebagai starboard)
  5. Jangkar
  6. Bulbous bow
  7. Haluan
  8. Geladak
  9. Anjungan

Sejarah adanya kapal seiring dengan sejarah petualangan manusia. Pada masa neolitikum sudah ada perahu yang pertama kali dikenalkan yaitu sekitar 10 ribu tahun yang lalu. Fungsi dari kapal itu sendiri hanya terbatas bergerak di atas air saja, seperti berburu dan memancing ikan.
Kemudian manusia menemukan bintang sebagai alat bantu untuk menentukan arah, kemudian kompas pun ditemukan untuk menentukan arah mata angin yang membuat manusia dapat bepergian ke tempat yang lebih jauh.
Berdasarkan alat penggeraknya, kapal terdiri dari :
  1. Kapal Layar
    Menggunakan layar sebagai alat geraknya. Kapal jenis ini sangat tergantung kepada angin. Kapal seperti ini hanya digunakan untuk membawa
    barang dalam jarak dekat.
  2. Kapal Jet Propulsion
    Kapal ini menggunakan alat penggerak berupa jet propulsion, yaitu dengan cara
    menghisap air melalui saluran di depan kemudian di dorong ke belakang dengan pompa sehingga menimbulkan jet air ke belakang.
  3. Kapal Baling-Baling
    Sesuai dengan namanya kapal ini menggunakan baling-baling sebagai alat untuk menggerakkannya. Baling-baling dipasang di belakang kapal sehingga dapat menimbulkan daya dorong yang cukup kuat untuk mendorong kapal. Kapal baling-baling ini masih digunakan sampai sekarang terutama oleh nelayan yang
    mencari ikan di laut.
  4. Kapal Paddle Wheel
    Menggunakan gaya tahanan air yang menyebabkan gaya dorong kapal (seperti dayung). Paddle wheel dipasang pada sisi kiri dan sisi kanan, sedangkan gerak putarnya dibantu oleh mesin. Kapal ini masih digunakan sampai sekarang di daerah yang mempunyai perairan yang tenang seperti danau, sungai sebagai kapal pariwisata.

Semakin berkembangnya teknologi maka variasi alat untuk menggerakkan kapal juga semakin beragam. Terkadang satu kapal menggunakan lebih dari satu penggerak.
Berdasarkan fungsinya, kapal dibedakan menjadi :
  1. Kapal Pesiar
    Kapal ini berfungsi untuk mengangkut penumpang sebagai pelayaran pesiar. Penumpang yang naik kapal pesiar ini hanya untuk menikmati suasana di lautan lepas. Kapal ini dilengkapi fasilitas seperti
    hotel berbintang, route pelayarannya juga akan kembali ke pelabuhan asal keberangkatan.
  2. Kapal penumpang
    Kapal ini juga mengangkut penumpang hanya dengan tujuan yang berbeda. Jika kapal penumpang bertujuan mengantarkan penumpang ke suatu tempat atau dari satu
    pulau ke pulau yang lain
  3. Kapal Ro-Ro
    Kapal ini memuat
    kendaraan yang berjalan masuk ke dalam kapal. Kapal ini dilengkapi dengan pintu rampa yang menghubungkan ke dermaga apung ke dermaga.

KAPAL RO-RO
           Kapal Ro-Ro adalah kapal yang bisa memuat kendaraan yang berjalan masuk kedalam kapal dengan penggeraknya sendiri dan bisa keluar dengan sendiri juga sehingga disebut sebagai kapal roll on - roll off disingkat Ro-Ro, untuk itu kapal dilengkapi dengan pintu rampa yang dihubungkan dengan moveble bridge atau dermaga apung ke dermaga.
         Kapal Roro selain digunakan untuk angkutan truk juga digunakan untuk mengangkut mobil penumpang, sepeda motor serta penumpang jalan kaki. Angkutan ini merupakan pilihan populer antara Jawa dengan Sumatera di Merak - Bakauheni, antara Jawa dengan Madura dan antara Jawa dengan Bali.



PINTU RAMPA
              Pintu rampa adalah pintu untuk memasukkan kendaraan ke dalam kapal Ro-Ro, yang sedang membongkar dan memuat kendaraan dari dermaga penyeberangan ke kapal dan sebaliknya. Pintu rampa dihubungkan dengan moveable bridge atau pelengsengan yang ada di dermaga











MOVEABLE BRIDGE (JEMBATAN BERGERAK)
   Sebuah jembatan bergerak adalah jembatan yang bergerak untuk memungkinkan bagian untuk (biasanya) perahu atau kapal tongkang. Sebuah keuntungan membuat jembatan bergerak termasuk harga yang lebih rendah, karena tidak adanya dermaga yang tinggi dan pendekatan lama
     Alat untuk menggerakkan moveable bridge atau jembatan bergerak yaitu dengan hydraulic. Moveable bridge ini digunakan untuk pengantar atau sambungan dengan pintu rampa sebagai jembatan penyebrangan kendaraan keluar masuk kapal.
 






CARA BONGKAR MUAT KAPAL RO-RO





Tahap I
Kapal harus menepatkan posisinya untuk mengambil posisi yang benar agar kapal dapat menghubungkan pintu rampa dengan jembatan bergerak dengan tepat .




Tahap II
Setelah kapal sudah mendekati daratan kapal harus meghubungkan pintu rampa dengan moveable bridge sebagai jembatan keluar masuknya kendaraan.






Tahap III
Setelah kapal sudah menghubungkan antara pintu rampa dengan moveable bridge, muatan atau kendaraan bisa diturunkan.




Tahap IV
Setelah semua kendaraan keluar, giliran jadwal selanjutnya kendaraan masuk ke kapal guna  penyebrangan selanjutnya lagi.






Tahap V
Setelah kendaraan masuk semua, pintu rampa harus ditutup kembali agar air tidak masuk kedalam kapal.


Tahap VI
Setelah pintu rampa tertutup dengan rapat, kapal siap berangkat untuk penyebrangan jadwal selanjutnya.





3 komentar:

  1. Mohon bantuan dapat diberikan prosedure dan sistim bongkar muat kapal RORO

    BalasHapus
  2. sangat membantu dengan ditampikannya data kapal roro

    BalasHapus